Bila
waktu saya analogikan sebagai modal, maka semua manusia memiliki modal yang
sama, 24 jam dalam sehari. Namun mengapa dari modal yang sama tersebut
pencapaian masing-masing orang berbeda?
Ada
yang sukses dan menghasilkan banyak karya, ada yang tidak sama sekali, waktu
lewat begitu saja tanpa bekas. Kunci dari pencapaian kesuksesan adalah kemampuan
mengatur waktu.
cara asyik
mengatur waktu
1.
Membuat skala prioritas
Mengatur
waktu bukan berarti kita tidak boleh bersenang-senang dan santai, tapi lebih
pada memilah keggiatan atau tugas mana yang lebih penting dan segera harus dikerjakan dan mana
yang bisa dilakukan belakangan.
Selesaikan tugas berdasarkan prioritas yang telah kita buat.
2.
Disiplin
Kita
harus disiplin dengan skala prioritas yang telah kita buat. Biasakan langsung
mengerjakan tugas jangan menunda-nunda. Saat kita memutuskan untuk
menunda-nunda maka kita sedang memupuk rasa malas yang berakibat pada
menumpuknya semua tugas.
3.
Catat
Catat
semua kegiatan harian untuk membantu agar tidak ada tugas atau kegiatan yang
kita lewatkan.
4.
Fokus dan Tuntas
Tidak
semua orang mampu mengerjakan tugas ganda secara bersamaan. Lebih baik fokus
pada satu tugas, selesaikan dengan tuntas kemudian beralih pada tugas yang
lain.
5.
Efisien: hadirkan akal, hati dan jiwa
Terkadang
kita melakukan sesuatu tapi tidak
menghadirkan akal, hati dan jiwa kita dalalm pekerjaan itu. Akhirnya apa yang
kita kerjakan tak tentu arah tanpa dasar dan hasilnya tidak maksimal.
Menghadirkan
akal berarti mendasari kegiatan atau tugas kita dengan ilmu. Menghadirkan hati
dan jiwa berarti membersihkan niat dan tidak menganggap remeh apa yang sedang
kita lakukan. Saat memerlukan keseriusan maka hati dan jiwa pun harus bisa
menyesuaikan untuk serius pula.
Semakin
banyak hal baik yang kita lakukan dan semakin banyak pencapaian-pencapaian yang
kita peroleh berarti kita telah mampu mengatur waktu dengan baik. Mulai
sekarang jangan sia-siakan waktu ya. Olah waktu yang kita miliki menjadi karya
yang bermanfaat.
.jpg)
0 comments:
Post a Comment